Kartika Utami K. P.

facebook: kartikautami.kesumaputri - twitter: @kartikautamiii - www.last.fm/user/kartikautami

11:27 PM
July 30th, 2013

MET - Magister Ekonomi Terapan UNIVERSITAS PADJADJARAN

MET - Magister Ekonomi Terapan UNIVERSITAS PADJADJARAN (022) 4230249 Jalan Cimandiri, Bandung, Bandung City, West Java 40115 http://goo.gl/maps/uINmg

6:38 AM
April 26th, 2013
You know I love you so…


You know I love you so…

1:26 PM
February 26th, 2013
Ask me a question
3:11 AM
February 10th, 2013
Graduation Day ! February, 6th 2013.


Graduation Day ! February, 6th 2013.

2:34 AM
February 10th, 2013

Point of View in Between Men and Women Relational Friendship and How It Goes in Our Society

Hubungan awal, yang digambarkan secara beragam sebagai jenis “percumbuan” (Morris 1979), “percintaan” (Fraser 1989), “tarian” (McNeil 1993), dan “persahabatan” (Diamond and Quinby 1988), segera terfokus pada kesadaran bahwa terdapat persekutuan yang ganjil dengan seorang “teoritikus beraliran laki-laki" - Susan J. Hekman (1996); a feminist interpretation of Michel Foucault.

Disini Hekman menginterpretasikan teori sex and body dari Foucault tentang bagaimana hubungan antara laki-laki dan perempuan. Saya sebagai pembaca wacana terpilih dari teori dan tokoh-tokoh penganut serta pemerhati Foucault sependapat dengan teori di atas. Hubungan antara laki-laki dan perempuan tidak dapat berjalan dengan sewajarnya sebagaimana hubungan sosial antar sesama gender.


Saya ingin mengulas dari sisi “persahabatan” dimana hubungan persahabatan berbeda dengan hubungan yang lebih intim seperti halnya “percintaan”. Seorang laki-laki dan perempuan yang dalam relasi persahabatan yang mana pada lingkungan kita hal tersebut disamaratakan sebagai hubungan sosial antar individu. Tetapi dibalik hal tersebut terdapat persekutuan yang ganjil berdasarkan teori di atas. Seorang manusia ciptaan Tuhan tentu mampunyai cita, rasa, dan karsa. Menurut pendapat saya, jika seorang manusia itu memiliki rasa tentu dalam hubungan sosial pun akan timbul dan diterapkan. Hal tersebut tidak dapat terlepas mengingat bagaimana seharusnya manusia itu tercipta. Disini saya sebagai pemerhati dari hubungan persahabatan antara laki-laki dan perempuat dilihat dari lingkungan sosial dimana saya bermasyarakat, berpendapat “rasa” itu akan timbul dalam interval 20% - 50% pada kedua orang atau salah satunya. Pengamatan tersebut dilihat dari teori Hekman adalah berkesinambungan, bahwa hubungan sosial laki-laki dan perempuan adalah tidak wajar dalam praktiknya, apalagi jika relasi itu berlangsung terus (continue) dan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Setelah melihat dari fakta yang ada dalam lingkungan sosial dan dikaitkan pada teori Hekman, kesimpulan yang dapat saya ambil adalah benar adanya persekutuan yang ganjil pada hubungan sosial antara laki-laki dan perempuan dalam sisi “persahabatan”. Tetapi bagaimana hal itu berlangsung, terjaga, atau pun mencapai suatu keputusan dalam tiap kondisinya hanya dapat ditentukan oleh kedua belah pihak yang menjalankan relasi tersebut. Karena komitmen atau sebuah persetujuan hanya dapat diambil oleh keduanya dan tiap keputusan dari tiap relasi adalah berbeda mengingat pola pikir dan pertimbangan akan hal tersebut diambil untuk mencapai sebuah konklusi.

3:21 AM
September 3rd, 2012
a sketch from my friend : )


a sketch from my friend : )

1:36 PM
August 30th, 2012
JUST KEEP MOVING FORWARD
Meet The Robinsons - Walt Disney
12:54 PM
August 30th, 2012
Let it be… ~


Let it be… ~

12:48 PM
August 30th, 2012
One of my sketch - that cowboy !


One of my sketch - that cowboy !

12:42 PM
August 30th, 2012